Macam – Macam Media Tangkapan Air Drainase dan Fungsinya

Macam – Macam Media Tangkapan Air Drainase dan Fungsinya

Sebuah sistem drainase sangat penting dan perlu diperhatikan dalam sebuah daerah. Dengan adanya sistem drainase yang tepat maka daerah tersebut akan dapat meminimalisir adanya banjir.

Jika dilihat dari pengertiannya, drainase sendiri adalah prasarana yang memiliki fungsi mengalirkan kelebihan air dari satu tempat ke tempat yang lain, baik itu tempat alami ataupun buatan.

Kelebihan dari air permukaan tersebut dibuang ke sungai, laut, sumur serta sarana resapan yang lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem drainase yan baik, terlebih lagi di beberapa kawasan padat penduduk, misalnya saja perumahan ataupun perkampungan

Pada dasarnya sistem drainase yang baik akan membantu mencegah banyaknya permasalahan. Misalnya saja mencegah kerusakan jalan ataupun bangunan yang ada. Sistem drainase juga dibagi menjadi dua jenis, yaitu sistem drainase alami dan buatan.

Selain itu media tangkapan air drainase juga terdiri dari beberapa jenis, apa saja? Berikut adalah beberapa di antaranya:

Grill Cover

Media ini sendiri adalah sebuah komponen dari sistem drainase yang selalu mengatasi masalah air berlebih di jalan dan juga tempat umum yang lainnya dengan cara mengalirkan air ke gorong – gorong ataupun sistem saluran bawah tanah yang lainnya.

Sistem drainase secara berkesinambungan serta tertata dengan baik memang sangat dibutuhkan. Contohnya saja dengan membuat gorong – gorong pada sepanjang tepi jalan. Namun jika gorong – gorong tersebut dibuat, tentunya akan membutuhkan sistem penyalur air atau drainase grill cover ke gorong – gorong.

Fungsi utama dari grill cover sendiri adalah menangkap air yang ada di permukaan jalan secara berlebih ataupun singkat disebut dengan saluran air jalan. Tetapi grill cover juga mempunyai fungsi lain misalnya saja penyaring sampah agar nantinya tidak ikut masuk ke dalam saluran utama.

Kemudian sebagai pintu masuk saluran, sebagai penahan beban kendaraan dan untuk memperindah tata kota.

Deck Drain

Sistem drainase tidak hanya perlu digunakan di daerah padat penduduk saja, namun juga penting untuk diadakan pada flyover atau jalan laying. Dimana jika di dalam sistem drainase jalan mempunyai grill dan juga grating sebagai sebuah komponen penunjang, khusus pada jalan flyover menggunakan komponen deck drain.

Fungsi dari deck drain sendiri pada dasarnya memiliki fungsi yang hampir sama dengan komponen tangkapan air drainase jalan yang lain. Bentuk atau modelnya juga mirip dengan media grill dan grating. Yaitu berupa cover yang dilengkapi dengan rongga atau lubang – lubang sebagai penangkap air. Dari lubang tersebut, nantinya deck drain dapat menjalankan fungsinya.

Deck dain ini juga tidak hanya didesain berbentuk cover atau penutup saja. Namun juga dilengkapi tampungan di bagian bawahnya. Tampungan terseut memiliki fungsi untuk tempat penyambungan pipa pembuangan. Hal tersebut karena sistem drainase yang ada di flyover tidak langsung bersinggungan dengan saluran yang biasanya ada di bawah tanah.

Dengan demikian, untuk dapat mengalirkan air ke saluran drainase tersebut, dipasang beberapa pipa dengan ukuran bervariasi di tempat sambungan pipa di deck drain itu sendiri.

Roof Drain

Pada dasarnya roof drain sendiri merupakan salah satu media drainase yang digunakan di saluran drainase dengan debit air yang kecil. Dengan demikian roof drain ini sengaja didesain dengan ukuran yang tak terlalu besar, dimana disesuaikan dengan debit air itu sendiri.

Sedangkan di saluran drainase dengan debit air yang besar, menggunakan saluran drainase yang lain seperti deck drain. Dan untuk roof drain ini sendiri adalah salah satu benda cor karena pembuatannya melalui proses pengecoran logam menggunakan material besi cor.

Fungsi dari roof drain ini sebenarnya hampir sama dengan deck drain, yaitu untuk menyalurkan air hujan ke saluran drainase utama. Namun yang membedakannya adalah deck drain digunakan untuk saluran drainase dengan debit air yang besar, sedangkan roof drain digunakan di saluran drainase dengan debit air yang kecil.

Roof drain juga digunakan pada area atap ataupun balkon dari suatu gedung atau bangunan untuk dapat menyalurkan air hujan ke dalam saluran drainase utama yang terdapat pada bangunan tersebut. Dengan demikian nantinya tidak akan menimbulkan genangan pada area balkon gedung. Karena adanya genangan nantinya dapat merusak struktur dari bangunan.

Grating

Adalah sebuah media drainase yang memiliki bentuk plat besi serta didesain berongga seperti sebuah saringan. Media satu ini digunakan untuk membantu menutup permukaan drainase yang menyekat daratan.

Kemudian juga diklain data menjadi satu alat yang cukup efektif di dalam mencegah genangan air atau banjir, terlebih di area jalan. Hal tersebut karena ketika hujan turun, air akan langsung masuk ke dalam saluran pembuangan pada bawah tanah melalui grating drainase yang dipasang.

Bahan bakunya sendiri adalah besi cor dengan cara pembuatan pengecoran logam, sehingga membuat grating drainase ini bisa diproduksi menjadi berbagai bentuk serta odel, sesuai dengan lokasi pengaplikasiannya. Misalnya untuk penutup street inlet, desain grating dibuat tidak jauh beda dengan bentuk standar.

Namun jika digunakan untuk menutup selokan pada area hotel, taman atau tempat yang mengutamakan keindahan, tentu saja harus disesuaikan dengan lokasinya agar dapat memperindah nilai estetika. Seperti dibuat unik dan juga atraktif. Jadi fungsinya selain untuk penyalur air hujan juga akan terlihat lebih menarik.

Jadi itulah beberapa media dari tangkapan air drainase beserta fungsinya yang dapat Anda ketahui, dengan demikian nantinya bisa tepat dalam memilih drainase itu sendiri.

Bagikan

Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Futago Karya